Dunia penelitian telah berkembang pesat pada semua sendi kehidupan dewasa ini. Mulai dari bidang science, teknologi, sosial, olahraga, kesehatan, ekonomi, manajemen dan bisnis. Dunia bisnis pada akhir akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam aplikasi riset bisnis dalam aktivitasnya. Penelitian adalah penggunaan cara yang ilmiah untuk mendapatkan informasi yang benar. Penelitian disebut ilmiah jika dapat memenuhi beberapa syarat.Sistematis, artinya langkah–langkah yang ada dalam penelitian mempunyai struktur yang baik. Logis, dapat dipertanggungjawabkan secara akal sehat manusia. Empiris, adalah mengkaji hal yang nyata ada dalam permasalahan nyata/kelihatan.
Penelitan bisnis (business research) adalah sesuatu yang terorganisir, sistematik, berbasis data, kritis, objektif, penelitian ilmiah atau investigasi suatu masalah, dilakukan dengan tujuan untuk menemukan jawaban atau solusi untuk itu.
Berdasarkan tujuannya, penelitian bisnis terbagi atas 2 jenis. Yaitu basic research (riset dasar) dan applied research (riset aplikasi). Riset dasar merupakan riset yang hasilnya tidak dimaksudkan untuk diaplikasikan baik oleh individu, kelompok, atau bahkan suatu badan usaha. Jenis riset ini lebih ditujukan pada peningkatan dunia ilmu. Terkait bisnis, maka riset dasar mencoba memahami bagaimana masalah-masalah tertentu yang terjadi dalam organisasi dapat dipecahkan. Riset aplikasi merupakan riset dimana hasil risetnya dimaksudkan untuk dapat dimanfaatkan baik oleh individu ataupun perusahaan. Dikaitkan dengan bisnis, maka riset aplikasi bertujuan memecahkan masalah yang dihadapi oleh manajer dalam lingkungan kerja serta menuntut solusi tepat waktu.
Contoh lain lingkup penelitian bisnis:
Absensi
Komunikasi
Motivasi
Pengambilan keputusan konsumen
Kepuasan pelanggan
Alokasi anggaran
Prosedur akuntansi
Mengapa seorang manajer professional begitu penting untuk dapat memahami metode penlitian? Karena beberapa manfaat berikut ini:
Mengidentifikasi dan secara efektif memecahkan masalah kecil dalam lingkungan kerja.
Tahu bagaimana memilah yang baik dari penelitian yang buruk.
Memahami berbagai pengaruh dan efek dari faktor dalam suatu situasi.
Mengambil risiko yang bersifat diperhitungkan dalam pengambilan keputusan.
Mencegah kemungkinan adanya kepentingan dari menjalankan pengaruh mereka dalam suatu situasi.
Peneliti dan konsultan yang dipekerjakan agar lebih efektif.
Adanya pertimbangan pengalaman dengan pengetahuan ilmiah saat membuat keputusan.
Hubungan antara Manajer dan Penelitian
Masing-masing harus tahu perannya.
Tingkatan yang terpercaya
Sistem nilai
Penemuan dan implementasi yang dapat diterima
Pengungkapan dalam serta luar peneliti/konsultan
Dikenal juga penelitian/riset internal dan eksternal. Berikut manfaat dan kerugiannya:
Penelitian Internal
Keuntungan:
Penerimaan yang lebih baik dari staf
Pengetahuan tentang organisasi
Akan menjadi bagian integral dari pelaksanaan dan evaluasi rekomendasi penelitian.
Kekurangan
Ide kurang inovatif
Politik kekuasaan bisa menang
Mungkin tidak dihargai sebagai "ahli" oleh staf
Penelitian Eksternal
Keuntungan
Berpikir divergen dan konvergen
Pengalaman dari beberapa situasi dalam organisasi yang berbeda
Pelatihan yang lebih baik teknis, biasanya
Kekurangan
Membutuhkan waktu untuk mengetahui dan memahami organisasi
Hubungan dan kerja sama dari staf tidak mudah
Tidak tersedia untuk evaluasi dan implementasi
Biaya yang besar
Kamis, 19 September 2013
INTRODUCTION TO RESEARCH
08.45
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar